Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Guru Harus Jadi Kreator : SmartEdu AI 2025 Kupas Literasi AI

Semarang, 27 Maret 2025 – Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI Jawa Tengah kembali mengukuhkan komitmennya dalam penguatan literasi kecerdasan buatan (AI) bagi guru melalui pelatihan bertajuk SmartEdu AI 2025. Acara ini menghadirkan dua tokoh inspiratif, yakni Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si., Ketua SLCC PGRI Jawa Tengah, serta Kelik Yan Pradana, S.Pd., M.M., sebagai narasumber utama.

Dalam pelatihan yang telah memasuki pertemuan keempat ini, peserta diajak mengeksplorasi potensi AI dan Deep Learning dalam pengembangan konten edukatif berbasis multimedia. Kelik Yan menegaskan pentingnya guru untuk tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga kreator konten pembelajaran yang inovatif.

“Kita perlu mengarahkan bagaimana menggunakan AI dengan benar. AI bukan sekadar alat bantu, tapi juga mitra kreatif bagi guru dalam menyusun media pembelajaran yang menarik dan personal,” tegas Kelik.

Para peserta diperkenalkan pada beragam platform AI, seperti Dreamina AI untuk generasi gambar dan video, ChatGPT untuk narasi dan prom, ElevenLabs.io untuk voiceover, serta Suno AI untuk musik latar bebas hak cipta. Kombinasi dari keempat tools ini, menurut Kelik, akan menghasilkan konten pembelajaran yang 100% berbasis AI dan siap digunakan di kelas tanpa harus membuat manual satu per satu.

“Semua bisa dibuat otomatis. Mulai dari gambar, narasi, suara, hingga musik. Guru tinggal menyusun dan mengedit sedikit di CapCut, sudah jadi satu konten edukatif utuh,” imbuhnya.

Dr. Saptono Nugrohadi menambahkan bahwa literasi AI sangat penting dikuasai agar guru tetap relevan di era digital. Ia mendorong peserta untuk tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan teknologi, melainkan pelaku aktif.

“Era AI tak bisa dicegah. Jika kita tak bergerak, siswa bisa memilih sumber belajar lain. Guru harus adaptif dan kreatif agar tetap menjadi pilihan utama,” pesan Saptono.

Pelatihan ini ditutup dengan ajakan untuk memproduksi karya edukatif berbasis AI dan mempublikasikannya melalui media sosial, sebagai bagian dari syarat penerbitan sertifikat.

“Tandai akun SLCC PGRI Jateng saat memposting karya. Kita ingin guru bukan hanya belajar, tapi juga menginspirasi,” tutup Saptono dengan semangat.

#SmartEduAI2025 #LiterasiAI #GuruKreator #PGRIJateng #SLCCPGRI #AIuntukPendidikan #CapCut #DreaminaAI #ChatGPT #ElevenLabs #SunoAI #KontenEdukasi #DigitalLearning

Posting Komentar

0 Komentar